Surabaya, 2 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Bulan Mata Kering (Dry Eye Awareness Month), RS Mata Undaan berpartisipasi dalam Seminar Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jawa Timur dengan menghadirkan Open Booth Pemeriksaan Mata Kering yang diselenggarakan pada Kamis, 2 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen RS Mata Undaan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan permukaan mata melalui edukasi dan deteksi dini gangguan mata kering, yang kini semakin banyak dialami akibat tingginya penggunaan perangkat digital dan faktor lingkungan.
Seminar yang dihadiri oleh 502 peserta ini mendapat antusiasme tinggi, tidak hanya selama sesi ilmiah tetapi juga pada booth pemeriksaan mata kering yang disediakan oleh RS Mata Undaan. Peserta seminar maupun panitia memanfaatkan kesempatan untuk melakukan skrining mata kering, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, serta memperoleh edukasi mengenai penyebab, gejala, pencegahan, dan penanganan dry eye.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan bahwa sejumlah peserta mengalami gejala mata kering (dry eye) yang sebagian besar berkaitan dengan kebiasaan sehari-hari, seperti penggunaan komputer dan gawai dalam waktu yang lama, paparan ruangan berpendingin (AC), kurangnya frekuensi berkedip, serta durasi istirahat mata yang belum optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa keluhan mata kering dapat dialami oleh siapa saja dan perlu mendapat perhatian melalui perubahan gaya hidup serta pemeriksaan mata secara berkala.
Kegiatan ini memperoleh respons yang sangat positif dari peserta maupun panitia penyelenggara. Selain mengapresiasi kemudahan akses pemeriksaan mata di lokasi seminar, banyak peserta menyampaikan bahwa layanan tersebut memberikan manfaat karena membantu mengenali kondisi mata mereka sejak dini. Mereka juga berharap pada kegiatan berikutnya RS Mata Undaan dapat menghadirkan layanan pemeriksaan mata yang lebih lengkap dan terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan serupa untuk memberikan edukasi serta pelayanan kesehatan mata kepada masyarakat.
Melalui partisipasi dalam Seminar IPPAT Jawa Timur, RS Mata Undaan berharap edukasi mengenai kesehatan mata, khususnya mata kering, dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Ke depan, RS Mata Undaan berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan ilmiah, komunitas, maupun korporasi melalui program edukasi dan skrining kesehatan mata, sehingga kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit mata terus meningkat.
