Surabaya, 4 November 2024 – RS Mata Undaan Surabaya menerima kunjungan akademis dari mahasiswa Program Studi Teknologi Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kegiatan Field Trip yang berlangsung di Aula dr. Mohammad Badri, Sp.M ini bertujuan mempererat hubungan antara dunia medis dan akademis, serta mendukung perkembangan riset teknologi kesehatan.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari direktur RS Mata Undaan Surabaya, dr. Sahata PH. Napitupulu, Sp.M (K), yang kemudian dilanjutkan oleh dr. Sonny Fadli, Sp.OG, M.Ked.Klin, Kepala Program Studi Profesi Kedokteran FKK ITS. Dalam sambutannya, dr. Sonny menyampaikan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi kesehatan dalam mendukung transformasi teknologi kesehatan di Indonesia. “Sebagai satu-satunya Program Studi Teknologi Kedokteran di Indonesia, kami memerlukan kerja sama dengan beberapa rumah sakit, termasuk RS Mata Undaan, untuk mendukung penelitian dan pengajaran, khususnya dalam teknologi bedah mata,” ungkap dr. Sonny.
Pada sesi berikutnya, dr. Andita G. Caesary, Sp.M, memaparkan profil singkat dan safety briefing RS Mata Undaan, serta memberikan penjelasan tentang berbagai teknologi canggih di rumah sakit ini. Mahasiswa diperkenalkan pada peralatan modern di ruang bedah, seperti mesin Lumera 700 yang digunakan untuk operasi katarak, dan alat-alat diagnostik di Instalasi Penunjang Diagnostik & Theraupatic (IPDT) seperti YAG Laser, OCT, Humphrey, dan Foto Fundus. Selain itu, dr. Cesa, Sp.M juga menguraikan proses-proses tindakan bedah pada kasus glaucoma, keluhan retina, serta teknologi terbaru seperti 8 detik LASIK dan SMILE Pro menggunakan perangkat Zeiss Visumax 800.
Selanjutnya hospital tour ke beberapa fasilitas premium, IPDT, ruang bedah, dan layanan LASIK. Antusiasme tampak jelas dari para mahasiswa semester 3 dan 5 yang aktif bertanya dan berdiskusi. Faiz Akbar, salah satu mahasiswa, mengajukan ide untuk pengembangan teknologi protesa dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) guna mempercepat proses pembuatannya.
Sebagai penutup, dr. Afia Nuzila Fadhlina, Sp.M, M.Ked.Klin, dosen dari FKK ITS, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari RS Mata Undaan dan berharap kerja sama ini akan terus berlanjut dalam berbagai kegiatan lainnya, demi meningkatkan pengetahuan dan pengalaman mahasiswa FKK ITS.
Dengan adanya kunjungan ini, RS Mata Undaan Surabaya menunjukkan komitmen untuk mendukung pendidikan dan riset dalam bidang teknologi kesehatan, sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengembangkan pemahaman dan pengalaman dalam teknologi bedah mata.

