Jangan Tunggu Penglihatan Menurun, Pentingnya Pemeriksaan Mata Secara Berkala

 

Selama masih bisa melihat dengan jelas, banyak orang merasa tidak memiliki alasan untuk memeriksakan mata. Pemeriksaan biasanya baru dilakukan ketika mulai muncul keluhan, seperti penglihatan buram, mata terasa lelah, sulit melihat pada malam hari, atau ketika kacamata yang digunakan sudah terasa tidak nyaman.

Padahal, kesehatan mata tidak selalu dapat dinilai hanya dari ada atau tidaknya keluhan. Beberapa gangguan mata dapat berkembang secara perlahan dan tidak langsung menimbulkan gejala yang mudah dikenali. Inilah alasan mengapa pemeriksaan mata secara berkala itu penting, bahkan ketika penglihatan dirasa masih terasa baik.

Pemeriksaan mata bukan hanya bertujuan untuk mengetahui kebutuhan penggunaan kacamata, tetapi juga membantu mendeteksi berbagai gangguan kesehatan mata sejak dini.

Beberapa Gangguan Mata Dapat Berkembang Tanpa Disadari

Mata dapat mengalami perubahan tanpa memberikan tanda yang jelas pada tahap awal. Salah satu contohnya adalah glaukoma. Pada sebagian kasus, glaukoma dapat berkembang secara perlahan dan tidak menimbulkan keluhan yang dirasakan pasien pada tahap awal. Ketika kerusakan penglihatan mulai terasa, kondisi tersebut mungkin sudah mengalami perkembangan. Karena itu, pemeriksaan mata yang mencakup penilaian tekanan bola mata, saraf optik, lapang pandang, serta pemeriksaan lain sesuai indikasi dapat membantu dokter melakukan evaluasi terhadap kemungkinan glaukoma.

Selain glaukoma, pasien dengan diabetes juga perlu memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan mata. Retinopati diabetik dapat berkembang tanpa gejala yang nyata, bahkan ketika perubahan pada retina sudah terjadi. Pemeriksaan mata secara berkala pada pasien diabetes penting untuk membantu mendeteksi perubahan retina dan menentukan tindak lanjut yang diperlukan.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Screening Retinopati Diabetik?

 

Mengapa Deteksi Dini Itu Penting?

Deteksi dini memberikan kesempatan untuk kita dapat mengetahui suatu kondisi sebelum berkembang lebih jauh. Pada beberapa penyakit mata, penanganan lebih awal dapat membantu mempertahankan fungsi penglihatan dan mencegah kondisi menjadi lebih berat. Pada pasien diabetes misalnya, pemeriksaan retina secara berkala membantu menemukan retinopati diabetik sehingga pasien dapat memperoleh evaluasi dan penanganan sesuai kondisi.

Demikian pula pada glaukoma, pemeriksaan dapat membantu mengidentifikasi perubahan pada saraf optik dan fungsi penglihatan sehingga dokter dapat menentukan langkah pemantauan atau terapi yang diperlukan.

Baca Juga: Mengenal Bahaya Glaukoma: Gejala, Penyebab, dan Penanganan di RSMU Surabaya

Jangan Tunggu Sampai Penglihatan Menurun

Pemeriksaan mata sebaiknya dilakukan sebelum muncul gangguan penglihatan. Segera konsultasikan ke dokter spesialis mata apabila mengalami penglihatan buram, nyeri mata, atau perubahan penglihatan lainnya, terutama jika terjadi secara mendadak.

Pemeriksaan mata secara berkala juga dianjurkan meskipun tidak ada keluhan, terutama bagi kelompok berisiko, seperti:

  • Usia 40 tahun ke atas, terutama lansia, karena risiko penyakit mata meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Penderita diabetes melitus atau hipertensi, yang berisiko mengalami gangguan pada pembuluh darah retina.
  • Individu dengan riwayat keluarga penyakit mata, terutama glaukoma.
  • Individu dengan minus tinggi atau riwayat orang tua dengan minus tinggi yang memiliki risiko lebih mengalami gangguan lapisan retina.

Jangan menunggu sampai penglihatan mulai menurun untuk mulai memperhatikan kesehatan mata. Yuk luangkan waktu untuk memeriksakan mata secara berkala dan kenali kondisi mata sejak dini di Rumah Sakit Mata Undaan Surabaya. Untuk membuat janji temu, download aplikasi BERSAMAMU di Play Store atau App Store dan ambil nomor antrian dari mana saja.

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Amanda Dinar, SpM

Lainnya